Lihat Berita Terbaru di Sini

Semua artikel dan berita situs telah diperbarui hari ini dan Anda dapat menemukan artikel dan berita Anda dengan cepat dan tanpa masalah

Bersama Duta dan Kader Digital : Desa Takuti Adakan Pelatihan Pemasaran Produk Melalui Platform digital

Bersama Duta dan Kader Digital : Desa Takuti Adakan Pelatihan Pemasaran Produk Melalui Platform digital

Takuti, 22 Januari 2025 – Sebagai upaya untuk memajukan ekonomi lokal dan memberdayakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pelatihan pemasaran produk lokal melalui platform digital digelar di Aula Balai Desa Takuti pada Rabu, 22 Januari 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Ruang Komunitas Digital Desa (RKDD) yang digagas oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDT). Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis kepada pelaku usaha lokal dalam memanfaatkan platform digital untuk memperkenalkan dan memasarkan produk mereka secara lebih efektif. Program ini diharapkan dapat membuka peluang baru bagi pelaku UMKM desa Takuti untuk berkembang di pasar yang lebih luas melalui pemanfaatan teknologi digital. Acara yang dihadiri oleh lebih dari 20 pelaku usaha lokal ini dipandu oleh Duta Digital Bapak Hamdiani dan Kader Digital Muhammad Ahyat. Dalam sambutannya, Bapak Hamdiani menekankan pentingnya pemahaman teknologi dalam dunia bisnis. "Di era digital saat ini, pemasaran online adalah kunci untuk memperluas jangkauan pasar. Kami berharap pelaku usaha di Desa Takuti dapat memanfaatkan platform digital untuk meningkatkan pendapatan dan daya saing produk mereka," ujarnya. Pelatihan ini menghadirkan dua narasumber yang ahli di bidangnya. Ibu Latifah, yang memberikan materi tentang pengenalan e-commerce, menjelaskan berbagai platform online yang dapat digunakan oleh pelaku usaha untuk menjual produk mereka. "E-commerce adalah salah satu cara efektif untuk memasarkan produk. Melalui platform seperti Tokopedia, Bukalapak, dan Shopee, pelaku usaha dapat menjangkau pasar yang lebih luas tanpa terbatas oleh jarak. Kami akan mengenalkan cara-cara mendaftar, mengelola toko online, dan strategi untuk meningkatkan penjualan," ungkap Ibu Latifah. Sementara itu, Ibu Zahratunnaimah menyampaikan materi mengenai strategi pemasaran digital yang efektif. Dalam sesi ini, peserta diajarkan bagaimana memanfaatkan media sosial seperti Instagram, Facebook, dan WhatsApp untuk memperkenalkan produk mereka. "Strategi pemasaran yang baik sangat penting untuk menarik perhatian konsumen. Melalui penggunaan konten visual yang menarik, penargetan audiens yang tepat, dan interaksi aktif dengan pelanggan, pelaku usaha dapat meningkatkan brand awareness dan penjualan," jelas Ibu Zahratunnaimah. Kegiatan pelatihan yang bersifat interaktif ini memungkinkan peserta untuk langsung bertanya dan berdiskusi mengenai tantangan yang mereka hadapi dalam memasarkan produk secara digital. Salah satu peserta, Muhibban, menyatakan rasa syukurnya atas pelatihan ini. "Materi yang diberikan sangat jelas dan aplikatif. Saya merasa lebih siap untuk memasarkan produk saya secara online, dan berharap dapat memperluas pasar ke luar daerah," ujarnya. Pelatihan ini juga memberikan ruang bagi para pelaku usaha lokal untuk saling bertukar pengalaman dan membangun jaringan. Kepala Desa Takuti, dalam sambutannya, menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan ini. "Kami sangat mengapresiasi program pelatihan ini, karena tidak hanya meningkatkan keterampilan masyarakat dalam berbisnis, tetapi juga membuka peluang untuk memasarkan produk lokal ke pasar yang lebih luas," katanya. Dengan adanya pelatihan ini, para pelaku usaha di Desa Takuti diharapkan dapat mengoptimalkan penggunaan teknologi digital untuk memperkenalkan dan memasarkan produk lokal mereka, baik di tingkat regional maupun nasional. Program ini juga merupakan langkah konkret dalam mendukung pemberdayaan ekonomi desa melalui digitalisasi, yang sejalan dengan visi Kemendes PDT untuk menciptakan desa yang mandiri, maju, dan sejahtera. Pelatihan pemasaran produk lokal melalui platform digital ini adalah salah satu upaya pemerintah untuk memberikan pelatihan yang relevan dan aplikatif bagi pelaku UMKM, serta mendorong mereka untuk mengadopsi teknologi guna menghadapi tantangan pasar yang semakin kompetitif. Ke depan, diharapkan pelatihan serupa dapat terus diadakan untuk meningkatkan keterampilan digital masyarakat desa.

Teknologi

1 tahun yang lalu

Ruang Komunitas Digital Desa Takuti Sukses Selenggarakan Pelatihan Literasi Digital untuk Masyarakat

Ruang Komunitas Digital Desa Takuti Sukses Selenggarakan Pelatihan Literasi Digital untuk Masyarakat

Peningkatan Literasi Digital di Desa Takuti Kegiatan Pelatihan di Aula Balai Desa Takuti, Dihadiri Kepala Bidang Kominfo Kabupaten Banjar dan TAPM Provinsi Takuti, 17 Desember 2024 – Dalam rangka meningkatkan keterampilan literasi digital masyarakat desa, Ruang Komunitas Digital Desa (RKD) Takuti menggelar pelatihan bagi warganya pada hari Selasa, 17 Desember 2024, yang bertempat di Aula Balai Desa Takuti. Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) yang bertujuan untuk memberdayakan masyarakat desa dengan kemampuan teknologi yang lebih baik. Pelatihan ini sepenuhnya ditanggung jawab oleh kader digital dan duta digital yang telah dilatih sebelumnya, dan mereka berperan sebagai fasilitator dalam acara ini. Acara yang dihadiri oleh lebih dari 25 warga desa, dari berbagai kalangan usia, difokuskan pada pengenalan serta peningkatan kemampuan dalam memanfaatkan teknologi digital secara efektif dan aman. Kegiatan ini dibuka dengan sambutan dari Kepala Desa Takuti, Bapak Bayu Sabdo Pamungkas,S.T, yang menyampaikan pentingnya literasi digital dalam menunjang perkembangan ekonomi dan sosial di desa. “Di zaman yang serba digital ini, penting bagi kita untuk tidak hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkannya secara optimal. Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan bekal bagi warga Desa Takuti untuk lebih cerdas dalam menggunakan teknologi demi kemajuan desa,” ujarnya. Sesi utama pelatihan diisi oleh narasumber yang sangat kompeten, yaitu Kepala Bidang Komunikasi dan Informatika, Statistik, dan Persandian Kabupaten Banjar, Bapak Cornelius Kristiyanto,S.Si. M.Si. Dalam materi yang disampaikan, Bapak Kris memaparkan berbagai hal terkait pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi, termasuk cara menggunakan internet dengan aman, pentingnya perlindungan data pribadi, serta bagaimana memanfaatkan aplikasi digital dalam kehidupan sehari-hari, seperti e-commerce, aplikasi perbankan, dan platform edukasi daring. “Literasi digital bukan hanya tentang bagaimana menggunakan gadget atau aplikasi, tetapi juga tentang bagaimana kita bijak dalam mengakses informasi dan memanfaatkannya untuk meningkatkan kualitas hidup,” ujar Bapak Kris dalam pemaparannya. Selama sesi pelatihan, peserta juga diajak untuk langsung berinteraksi dan mempraktikkan berbagai aplikasi yang relevan dengan kebutuhan mereka. Misalnya, cara berbelanja secara online dengan aman, menggunakan aplikasi untuk transaksi perbankan, serta cara menghindari penipuan online yang marak terjadi di kalangan pengguna internet. Salah satu peserta, Bapak Yayan, menyampaikan rasa terima kasihnya setelah mengikuti pelatihan. “Pelatihan ini sangat bermanfaat, saya jadi tahu banyak hal baru, seperti cara menggunakan aplikasi e-wallet dan aplikasi belanja online dengan lebih aman. Ini sangat membantu saya untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi,” katanya. Selain itu, pelatihan juga menekankan pada pentingnya kecermatan dalam mengakses informasi di media sosial, mengingat banyaknya berita hoaks yang beredar. Narasumber juga mengingatkan para peserta untuk selalu memverifikasi informasi yang diterima dan tidak sembarangan membagikan data pribadi mereka di dunia maya. Program ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Desa Takuti untuk mendorong pemanfaatan teknologi digital di masyarakat desa, sesuai dengan arahan dari Kementerian Desa yang menargetkan peningkatan literasi digital di seluruh desa di Indonesia. Kepala Desa Takuti berharap, pelatihan ini dapat membawa dampak positif dalam meningkatkan kemampuan masyarakat untuk memanfaatkan teknologi dalam kehidupan sehari-hari, serta membuka peluang baru untuk pengembangan ekonomi dan peningkatan kualitas pendidikan di desa. “Semoga dengan adanya pelatihan ini, masyarakat Desa Takuti bisa lebih maju dan cerdas dalam menghadapi tantangan zaman digital. Ini adalah langkah awal yang penting untuk mencapai desa yang lebih berkembang dan mandiri,” tambah Bapak Bayu. Sebagai langkah lanjutan, Pemerintah Desa Takuti berencana untuk melaksanakan pelatihan serupa secara berkesinambungan, dengan topik-topik yang lebih mendalam, agar masyarakat semakin terampil dalam memanfaatkan teknologi. Dengan adanya dukungan penuh dari Kementerian Desa dan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Banjar, Desa Takuti diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lainnya dalam penerapan literasi digital yang efektif.

Teknologi

1 tahun yang lalu

Kader Digital kab. Banjar, Termasuk Desa Takuti, Gelar Rakor dan Audiensi dengan Kadis PMD

Kader Digital kab. Banjar, Termasuk Desa Takuti, Gelar Rakor dan Audiensi dengan Kadis PMD

Martapura, 1 Juli 2024 – Setelah mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Kader Digital, para duta dan kader digital Kabupaten Banjar, termasuk salah satunya dari Desa Takuti, mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) dan audiensi dengan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Banjar, Bapak H. Syahrialludin, S.Sos, M.Ap. Acara ini berlangsung di Kantor Dinas PMD Kabupaten Banjar pada hari Senin, 1 Juli 2024. Rakor yang dilaksanakan bertujuan untuk menyusun rencana kerja dan strategi implementasi teknologi digital di desa-desa Kabupaten Banjar. Para duta dan kader digital berdiskusi tentang berbagai ide dan inovasi yang telah mereka pelajari selama Bimtek, serta menyusun langkah-langkah konkret untuk mewujudkan digitalisasi desa. Salah satu kader digital yang berpartisipasi dalam Rakor adalah perwakilan dari Desa Takuti. Mereka berbagi pengalaman dan pengetahuan yang didapat selama Bimtek, serta memaparkan rencana strategis untuk mengaplikasikan teknologi digital di desa mereka. Setelah Rakor, para duta dan kader digital melanjutkan dengan audiensi bersama Bapak H. Syahrialludin. Dalam audiensi ini, mereka mempresentasikan hasil Rakor dan rencana strategis yang telah disusun. Para duta dan kader digital menjelaskan bagaimana teknologi digital dapat membantu dalam berbagai aspek kehidupan desa, seperti peningkatan layanan publik, pengembangan ekonomi lokal, dan peningkatan kualitas pendidikan. Bapak H. Syahrialludin menyambut baik inisiatif ini dan memberikan apresiasi atas semangat dan dedikasi para duta dan kader digital. Beliau menegaskan dukungannya terhadap program-program yang telah direncanakan dan menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pihak terkait dalam mewujudkan digitalisasi desa. "Inisiatif ini sangat penting untuk kemajuan desa-desa di Kabupaten Banjar. Saya sangat mengapresiasi semangat para kader digital dalam membawa perubahan positif melalui teknologi," ungkap beliau. Dalam audiensi tersebut, Bapak H. Syahrialludin juga memberikan beberapa arahan strategis untuk mendukung implementasi program-program digital. Beliau menekankan pentingnya peningkatan kapasitas dan keterampilan digital masyarakat desa serta penyediaan infrastruktur yang memadai. "Kita perlu memastikan bahwa semua desa di Kabupaten Banjar memiliki akses dan kemampuan untuk memanfaatkan teknologi digital secara maksimal," tambahnya. Audiensi ini diakhiri dengan sesi tanya jawab, di mana para duta dan kader digital dapat mengajukan pertanyaan dan berdiskusi langsung dengan Bapak H. Syahrialludin. Pertemuan ini diharapkan dapat menjadi momentum yang baik untuk memperkuat kolaborasi dan sinergi antara pemerintah dan kader digital dalam mengembangkan desa-desa di Kabupaten Banjar. Dengan dukungan penuh dari Dinas PMD Kabupaten Banjar, para duta dan kader digital optimis bahwa mereka dapat mewujudkan visi mereka untuk memajukan desa-desa melalui teknologi digital. Semangat kolaboratif ini diharapkan dapat membawa perubahan yang signifikan dan berkelanjutan bagi masyarakat desa di Kabupaten Banjar.

Teknologi

2 tahun yang lalu

Program Desa Cerdas Diperkenalkan di Takuti: Masyarakat dan Pemerintah Desa Mendukung

Program Desa Cerdas Diperkenalkan di Takuti: Masyarakat dan Pemerintah Desa Mendukung

Takuti, 27 Juni 2024 -  Kader Digital Desa Takuti, Muhammad Ahyat, memaparkan tentang pentingnya program Desa Cerdas dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) kepada pemerintah desa dan masyarakat setempat. Acara yang berlangsung di balai desa ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh adat, pemuda, dan perangkat desa. Dalam presentasinya, Muhammad Ahyat menjelaskan bahwa program Desa Cerdas bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa melalui pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi. Program ini mencakup berbagai inisiatif, seperti pelatihan keterampilan digital bagi warga (literasi digital), serta pengembangan aplikasi lokal untuk mempermudah akses layanan desa. "Program Desa Cerdas dari Kemendes PDTT ini sangat penting untuk membawa desa kita ke arah yang lebih modern dan maju. Dengan teknologi, kita bisa meningkatkan pendidikan, kesehatan, dan perekonomian masyarakat," ujar Muhammad Ahyat dalam presentasinya. Kepala Desa Takuti, Bapak Bayu Sabdo Pamungkas, S.T, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap program ini. "Kami sangat mendukung inisiatif ini karena sejalan dengan visi kami untuk menjadikan Desa Takuti lebih maju dan modern," kata Bapak Bayu Sabdo Pamungkas, S.T. Dengan adanya program Desa Cerdas ini, diharapkan Desa Takuti dapat menjadi desa percontohan dalam pemanfaatan teknologi untuk pembangunan desa yang lebih baik. Acara diakhiri dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang interaktif, serta komitmen bersama antara pemerintah desa dan masyarakat untuk mendukung keberhasilan program ini.  

Teknologi

2 tahun yang lalu

Ingin Menjadi Maju :Desa Takuti ikut serta dalam Bimbingan Teknis Kader Digital Fase III

Ingin Menjadi Maju :Desa Takuti ikut serta dalam Bimbingan Teknis Kader Digital Fase III

Jakarta Pusat, 30 Mei 2024 Bimbingan Teknis Kader Digital Fase III menghadirkan para perwakilan Desa dari seluruh penjuru Indonesia.Desa Takuti juga ikut serta untuk meningkatkan keterampilan digital guna mendukung pembangunan di tingkat desa. Acara yang diadakan di Redtop Hotel Jakarta Pusat, mulai tanggal 30 Mei hingga 8 Juni 2024, menjadi wadah bagi para peserta untuk memperdalam pengetahuan teknologi informasi,komunikasi,dan digitalisasi. Dalam pembukaan acara, Kepala Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Bapak Abdul Halim Iskandar, memberikan sambutan yang memotivasi para peserta untuk aktif dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas pembangunan di daerah masing-masing. Bapak Abdul Halim Iskandar menekankan pentingnya peran kader digital dalam mempercepat transformasi digital di tingkat desa, sehingga desa-desa dapat lebih maju dan mandiri dalam berbagai aspek kehidupan. Dia juga menyoroti peran teknologi digital dalam memperluas akses layanan publik, meningkatkan efisiensi administrasi, dan memperkuat konektivitas antarwarga. Peserta bimbingan teknis ini terdiri dari kader-kader muda yang memiliki semangat untuk memajukan desa melalui pemanfaatan teknologi digital. Mereka akan dibimbing oleh para ahli dan praktisi di bidang teknologi informasi dan komunikasi selama acara berlangsung. Dengan dihadirinya kepala Kementerian Desa pada acara pembukaan ini, diharapkan semangat dan komitmen para peserta semakin terpacu untuk menjadi agen perubahan di tengah masyarakat melalui penerapan teknologi digital yang cerdas dan berdaya guna.   #Banjarmanis #TakutiCetas #DesaDigital #DesaCerdas

Teknologi

2 tahun yang lalu

Membuka Babak Baru: Bupati Banjar Dorong Desa-desa Menuju Era Digital

Membuka Babak Baru: Bupati Banjar Dorong Desa-desa Menuju Era Digital

Hari ini, pada tanggal 28 Mei 2024, momentum di Mahligai Sultan Adam, ketika Bupati Banjar, Bapak Saidi Mansyur,S.I. Kom, secara resmi melepas dua puluh kader digital untuk memulai fase III program Bimbingan Teknis (Bimtek) Kader Digital Desa Cerdas. Acara pelepasan ini menandai komitmen kuat pemerintah daerah Kab.Banjar dalam mewujudkan transformasi digital yang inklusif di seluruh desa di wilayahnya. Dalam sambutannya, Bupati Banjar menyampaikan kebanggaannya terhadap para kader digital yang telah dipersiapkan untuk menjadi agen perubahan dalam masyarakat. "Kalian adalah ujung tombak dalam mewujudkan visi kita untuk desa-desa yang cerdas dan mandiri secara digital. Tugas besar menanti kita, namun saya yakin, dengan semangat gotong royong dan kerja keras, kita akan mencapai tujuan bersama," ujar Bupati dengan penuh keyakinan. Program Bimtek Kader Digital Desa Cerdas fase III ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan keterampilan para kader digital dalam pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tingkat desa. Melalui pelatihan intensif dan pendampingan langsung, para kader digital diharapkan mampu mengimplementasikan solusi-solusi inovatif yang relevan dengan kebutuhan lokal. Selain itu, pelepasan ini juga menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan komunitas lokal dalam mendukung upaya pemberdayaan digital di tingkat grassroot. "Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam kesuksesan program ini. Dengan sinergi yang kuat, saya yakin kita dapat mencapai perubahan yang berarti bagi masyarakat," tambah Bupati. Acara pelepasan ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk perwakilan dari lembaga pendidikan, tokoh masyarakat, dan para pemangku kepentingan terkait. Semangat dan antusiasme para kader digital terlihat jelas dalam setiap interaksi mereka, menandakan komitmen mereka dalam menjalankan tugas yang diamanahkan. Dengan pelepasan ini, diharapkan akan lahir gelombang baru inovasi dan kemajuan di setiap desa, yang pada akhirnya akan mengubah wajah Banjar menjadi daerah yang cerdas secara digital, inklusif, dan berdaya saing tinggi.   #DesaTakuti #TakutiCetas #KabupatenBanjar #DesaCerdas #DesaBisa #Digitaldesa #DesaDigital

Teknologi

2 tahun yang lalu