Big Farmers Meeting Takuti Galakkan Strategi 5 Tepat untuk Kendalikan OPT Secara Efektif
Takuti, 27 Mei 2025 – Para petani besar dari berbagai wilayah berkumpul dalam Big Farmers Meeting yang digelar di Desa Takuti pada hari ini, Selasa, 27 Mei 2025. Acara yang diadakan oleh PT. Panen Agro Perkasa ini membahas upaya pencegahan dan pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) secara tepat, efektif, dan ekonomis dengan menerapkan strategi 5 Tepat: Tepat Sasaran, Tepat Waktu, Tepat Cara, Tepat Jenis Pestisida, dan Tepat Dosis.
Pertemuan ini dihadiri oleh puluhan petani, penyuluh pertanian, serta narasumber dari Dinas Pertanian setempat. Tujuannya adalah meningkatkan pemahaman petani dalam mengelola OPT tanpa menimbulkan kerugian ekonomi maupun kerusakan lingkungan.
"Serangan OPT bisa menurunkan produktivitas hingga 30% jika tidak dikendalikan dengan benar. Namun, penggunaan pestisida yang berlebihan juga berbahaya. Karena itu, pendekatan 5 Tepat harus diterapkan," tegas Bapak Irfan H.N, Kepala Bidang Perlindungan Tanaman Dinas Pertanian Kabupaten Takuti, dalam pemaparannya.
Strategi 5 Tepat untuk Pengendalian OPT
Tepat Sasaran – Identifikasi jenis OPT sebelum mengambil tindakan.
Tepat Waktu – Lakukan pengendalian pada fase kritis pertumbuhan tanaman.
Tepat Cara – Gunakan metode pengendalian yang sesuai, seperti fisik, mekanik, biologis, atau kimiawi.
Tepat Jenis Pestisida – Pilih pestisida spesifik untuk OPT target, hindari yang berspektrum luas.
Tepat Dosis – Gunakan sesuai takaran anjuran untuk menghindari resistensi OPT.
Para petani menyambut positif pelatihan ini. Abdul Haris, salah satu peserta, mengaku sering mengalami gagal panen akibat serangan ulat grayak. "Dulu saya asal semprot pestisida. Sekarang saya tahu harus pakai insektisida tertentu di waktu yang tepat," ujarnya.
Kegiatan ini ditutup dengan komitmen bersama untuk menerapkan Integrated Pest Management (IPM) guna menjaga keberlanjutan pertanian. Dinas Pertanian juga akan melakukan pendampingan rutin untuk memastikan strategi ini berjalan efektif.
Dengan pendekatan 5 Tepat, diharapkan produktivitas pertanian di Takuti meningkat tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan.
Pertanian
2 bulan yang lalu