Lihat Berita Terbaru di Sini

Semua artikel dan berita situs telah diperbarui hari ini dan Anda dapat menemukan artikel dan berita Anda dengan cepat dan tanpa masalah

Safari Ramadhan dan Pasar Murah di Desa Takuti Sukses Digelar, Bupati dan Wakil Bupati Banjar Turun Langsung

Safari Ramadhan dan Pasar Murah di Desa Takuti Sukses Digelar, Bupati dan Wakil Bupati Banjar Turun Langsung

Desa Takuti, 13 Maret 2025 – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1446 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Banjar menggelar Safari Ramadhan dan Pasar Murah di Desa Takuti pada Kamis, 13 Maret 2025. Acara yang berlangsung meriah ini dihadiri langsung oleh Bupati Banjar, Wakil Bupati Banjar, serta sejumlah pejabat terkait, sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap kesejahteraan masyarakat, terutama dalam mempersiapkan kebutuhan bulan puasa. Kegiatan Safari Ramadhan ini dimulai dengan penyerahan bantuan sosial kepada warga kurang mampu, berupa paket sembako dan santunan tunai. Bupati Banjar dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini. “Ini adalah bentuk komitmen kami untuk meringankan beban masyarakat, terutama di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan memudahkan warga dalam menjalankan ibadah puasa,” ujar Bupati. Selain penyerahan bantuan, acara juga dimeriahkan dengan Pasar Murah yang menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Warga Desa Takuti tampak antusias memadati lokasi pasar untuk membeli bahan-bahan kebutuhan sehari-hari, seperti beras, minyak, gula, dan telur. Wakil Bupati Banjar turut mengapresiasi antusiasme warga dan berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan di desa-desa lainnya. “Pasar Murah ini adalah salah satu upaya kami untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan masyarakat bisa memenuhi kebutuhan pokok tanpa terbebani,” jelasnya. Tak hanya itu, Safari Ramadhan juga diisi dengan tausiyah keagamaan yang disampaikan oleh ustadz setempat, mengingatkan pentingnya memanfaatkan bulan Ramadhan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Acara ditutup dengan buka puasa bersama yang dihadiri oleh seluruh undangan dan warga Desa Takuti. Kegiatan ini mendapat respons positif dari masyarakat. “Kami sangat bersyukur dengan adanya Safari Ramadhan dan Pasar Murah ini. Bantuan yang diberikan sangat membantu kami, terutama dalam mempersiapkan kebutuhan bulan puasa,” ungkap salah seorang warga. Dengan suksesnya acara ini, Pemerintah Kabupaten Banjar berharap dapat terus memperkuat hubungan dengan masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan warga, khususnya di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini.

Tokoh & Masyarakat

1 tahun yang lalu

Penilaian BUMDes Terbaik 2025: BUMDes Sejahtera Abadi Siap Tunjukkan Eksistensi

Penilaian BUMDes Terbaik 2025: BUMDes Sejahtera Abadi Siap Tunjukkan Eksistensi

Takuti, 6 Januari 2025 – BUMDes Sejahtera Abadi Desa Takuti mendapat kunjungan dari Tim Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Banjar dalam rangka penilaian BUMDes Terbaik tingkat Kabupaten Banjar tahun 2025. Kunjungan ini dilakukan pada hari Kamis, 6 Januari 2025, sebagai bagian dari tahapan verifikasi lapangan untuk menilai kinerja dan kontribusi BUMDes Sejahtera Abadi dalam membangun perekonomian desa. Tim DPMD Kabupaten Banjar melakukan peninjauan langsung ke lokasi BUMDes Sejahtera Abadi. Mereka mengevaluasi berbagai aspek, mulai dari administrasi keuangan, program pemberdayaan masyarakat, inovasi produk unggulan, hingga dampak nyata yang dirasakan oleh warga Desa Takuti. Dalam kunjungan tersebut, Direktur BUMDes Sejahtera Abadi, Dessy Irasanti, memaparkan berbagai program yang telah dijalankan, termasuk pengembangan usaha desa seperti budidaya pertanian organik, pengolahan hasil pertanian, serta program pelatihan keterampilan bagi pemuda dan perempuan desa. "Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan BUMDes agar dapat memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat Desa Takuti," ujar Dessy. Penilaian BUMDes Terbaik tingkat Kabupaten Banjar tahun 2025 ini melibatkan beberapa tahapan, mulai dari penilaian administrasi, verifikasi lapangan, hingga presentasi program.  Masyarakat Desa Takuti pun menyambut baik kunjungan tim DPMD ini. "Kehadiran BUMDes Sejahtera Abadi benar-benar membantu meningkatkan pendapatan kami. Semoga BUMDes kami bisa meraih penghargaan terbaik," ujar Fi'i, salah satu warga Desa Takuti yang turut merasakan manfaat dari program BUMDes. Dengan adanya kunjungan ini, BUMDes Sejahtera Abadi semakin bersemangat untuk mempertahankan kinerja terbaiknya dan terus berkontribusi bagi kemajuan Desa Takuti. Hasil penilaian ini akan diumumkan pada acara puncak Penilaian BUMDes Terbaik tingkat Kabupaten Banjar yang rencananya digelar pada 6 Januari 2025 mendatang.

Layanan Masyarakat

1 tahun yang lalu

Bersama Duta dan Kader Digital : Desa Takuti Adakan Pelatihan Pemasaran Produk Melalui Platform digital

Bersama Duta dan Kader Digital : Desa Takuti Adakan Pelatihan Pemasaran Produk Melalui Platform digital

Takuti, 22 Januari 2025 – Sebagai upaya untuk memajukan ekonomi lokal dan memberdayakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pelatihan pemasaran produk lokal melalui platform digital digelar di Aula Balai Desa Takuti pada Rabu, 22 Januari 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Ruang Komunitas Digital Desa (RKDD) yang digagas oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDT). Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis kepada pelaku usaha lokal dalam memanfaatkan platform digital untuk memperkenalkan dan memasarkan produk mereka secara lebih efektif. Program ini diharapkan dapat membuka peluang baru bagi pelaku UMKM desa Takuti untuk berkembang di pasar yang lebih luas melalui pemanfaatan teknologi digital. Acara yang dihadiri oleh lebih dari 20 pelaku usaha lokal ini dipandu oleh Duta Digital Bapak Hamdiani dan Kader Digital Muhammad Ahyat. Dalam sambutannya, Bapak Hamdiani menekankan pentingnya pemahaman teknologi dalam dunia bisnis. "Di era digital saat ini, pemasaran online adalah kunci untuk memperluas jangkauan pasar. Kami berharap pelaku usaha di Desa Takuti dapat memanfaatkan platform digital untuk meningkatkan pendapatan dan daya saing produk mereka," ujarnya. Pelatihan ini menghadirkan dua narasumber yang ahli di bidangnya. Ibu Latifah, yang memberikan materi tentang pengenalan e-commerce, menjelaskan berbagai platform online yang dapat digunakan oleh pelaku usaha untuk menjual produk mereka. "E-commerce adalah salah satu cara efektif untuk memasarkan produk. Melalui platform seperti Tokopedia, Bukalapak, dan Shopee, pelaku usaha dapat menjangkau pasar yang lebih luas tanpa terbatas oleh jarak. Kami akan mengenalkan cara-cara mendaftar, mengelola toko online, dan strategi untuk meningkatkan penjualan," ungkap Ibu Latifah. Sementara itu, Ibu Zahratunnaimah menyampaikan materi mengenai strategi pemasaran digital yang efektif. Dalam sesi ini, peserta diajarkan bagaimana memanfaatkan media sosial seperti Instagram, Facebook, dan WhatsApp untuk memperkenalkan produk mereka. "Strategi pemasaran yang baik sangat penting untuk menarik perhatian konsumen. Melalui penggunaan konten visual yang menarik, penargetan audiens yang tepat, dan interaksi aktif dengan pelanggan, pelaku usaha dapat meningkatkan brand awareness dan penjualan," jelas Ibu Zahratunnaimah. Kegiatan pelatihan yang bersifat interaktif ini memungkinkan peserta untuk langsung bertanya dan berdiskusi mengenai tantangan yang mereka hadapi dalam memasarkan produk secara digital. Salah satu peserta, Muhibban, menyatakan rasa syukurnya atas pelatihan ini. "Materi yang diberikan sangat jelas dan aplikatif. Saya merasa lebih siap untuk memasarkan produk saya secara online, dan berharap dapat memperluas pasar ke luar daerah," ujarnya. Pelatihan ini juga memberikan ruang bagi para pelaku usaha lokal untuk saling bertukar pengalaman dan membangun jaringan. Kepala Desa Takuti, dalam sambutannya, menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan ini. "Kami sangat mengapresiasi program pelatihan ini, karena tidak hanya meningkatkan keterampilan masyarakat dalam berbisnis, tetapi juga membuka peluang untuk memasarkan produk lokal ke pasar yang lebih luas," katanya. Dengan adanya pelatihan ini, para pelaku usaha di Desa Takuti diharapkan dapat mengoptimalkan penggunaan teknologi digital untuk memperkenalkan dan memasarkan produk lokal mereka, baik di tingkat regional maupun nasional. Program ini juga merupakan langkah konkret dalam mendukung pemberdayaan ekonomi desa melalui digitalisasi, yang sejalan dengan visi Kemendes PDT untuk menciptakan desa yang mandiri, maju, dan sejahtera. Pelatihan pemasaran produk lokal melalui platform digital ini adalah salah satu upaya pemerintah untuk memberikan pelatihan yang relevan dan aplikatif bagi pelaku UMKM, serta mendorong mereka untuk mengadopsi teknologi guna menghadapi tantangan pasar yang semakin kompetitif. Ke depan, diharapkan pelatihan serupa dapat terus diadakan untuk meningkatkan keterampilan digital masyarakat desa.

Teknologi

1 tahun yang lalu

Pemerintah Desa Takuti Salurkan Insentif Triwulan dan Tampung Aspirasi Warga

Pemerintah Desa Takuti Salurkan Insentif Triwulan dan Tampung Aspirasi Warga

Desa Takuti, 24 Desember 2024 – Pemerintah Desa Takuti hari ini melaksanakan acara pembagian insentif bagi para guru, marbot masjid/musholla, kader-kader desa, dan linmas. Acara ini diadakan di Balai Desa Takuti, yang juga diikuti dengan diskusi terbuka antara warga dan perangkat desa mengenai berbagai masukan dan keluhan yang ada di masyarakat. Pembagian insentif ini bertujuan untuk memberikan penghargaan atas dedikasi dan pengabdian para tenaga pendidik, marbot, kader desa, dan anggota linmas yang selama ini berperan aktif dalam pembangunan dan menjaga ketertiban di desa. Insentif yang diberikan pada triwulan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah desa untuk mendorong semangat kerja dan mengapresiasi kontribusi mereka dalam meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat. Kepala Desa Takuti, Bayu Sabdo Pamungkas,S.T, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembagian insentif ini merupakan bentuk perhatian terhadap para pejuang masyarakat yang selama ini bekerja tanpa mengenal lelah. "Ini adalah bentuk kecil dari rasa terima kasih kami. Kami berharap ini dapat mendorong semangat para guru, marbot, kader desa, dan linmas untuk terus berkontribusi dalam membangun desa yang lebih baik," ujarnya. Selain itu, acara ini juga dijadikan kesempatan bagi warga untuk menyampaikan berbagai masukan dan keluhan yang ada di lingkungan desa. Warga yang hadir memberikan berbagai usulan terkait pembangunan infrastruktur, pendidikan. Dalam sesi tersebut, perangkat desa juga memberikan penjelasan terkait upaya yang sudah dilakukan dan rencana tindak lanjut untuk memperbaiki situasi yang ada. Kepala Desa Takuti menambahkan bahwa pihaknya terus berupaya untuk memperbaiki kualitas pelayanan publik dan memperhatikan kebutuhan dasar masyarakat. "Tentu saja, setiap masukan dan keluhan warga akan kami tindak lanjuti sesuai dengan kemampuan anggaran desa dan prioritas yang ada," jelas Pak Bayu. Acara ini diakhiri dengan penyerahan insentif secara simbolis kepada para penerima, serta harapan agar ke depannya kolaborasi antara pemerintah desa dan masyarakat semakin kuat demi kemajuan Desa Takuti. Pembagian insentif dan diskusi terbuka ini menunjukkan komitmen pemerintah desa untuk terus mendengarkan dan berupaya memenuhi kebutuhan serta harapan warga. Semoga dengan adanya kegiatan seperti ini, tercipta hubungan yang harmonis antara pemerintah desa dan masyarakat serta kemajuan yang berkelanjutan di Desa Takuti.

Layanan Masyarakat

1 tahun yang lalu

Ruang Komunitas Digital Desa Takuti Sukses Selenggarakan Pelatihan Literasi Digital untuk Masyarakat

Ruang Komunitas Digital Desa Takuti Sukses Selenggarakan Pelatihan Literasi Digital untuk Masyarakat

Peningkatan Literasi Digital di Desa Takuti Kegiatan Pelatihan di Aula Balai Desa Takuti, Dihadiri Kepala Bidang Kominfo Kabupaten Banjar dan TAPM Provinsi Takuti, 17 Desember 2024 – Dalam rangka meningkatkan keterampilan literasi digital masyarakat desa, Ruang Komunitas Digital Desa (RKD) Takuti menggelar pelatihan bagi warganya pada hari Selasa, 17 Desember 2024, yang bertempat di Aula Balai Desa Takuti. Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) yang bertujuan untuk memberdayakan masyarakat desa dengan kemampuan teknologi yang lebih baik. Pelatihan ini sepenuhnya ditanggung jawab oleh kader digital dan duta digital yang telah dilatih sebelumnya, dan mereka berperan sebagai fasilitator dalam acara ini. Acara yang dihadiri oleh lebih dari 25 warga desa, dari berbagai kalangan usia, difokuskan pada pengenalan serta peningkatan kemampuan dalam memanfaatkan teknologi digital secara efektif dan aman. Kegiatan ini dibuka dengan sambutan dari Kepala Desa Takuti, Bapak Bayu Sabdo Pamungkas,S.T, yang menyampaikan pentingnya literasi digital dalam menunjang perkembangan ekonomi dan sosial di desa. “Di zaman yang serba digital ini, penting bagi kita untuk tidak hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkannya secara optimal. Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan bekal bagi warga Desa Takuti untuk lebih cerdas dalam menggunakan teknologi demi kemajuan desa,” ujarnya. Sesi utama pelatihan diisi oleh narasumber yang sangat kompeten, yaitu Kepala Bidang Komunikasi dan Informatika, Statistik, dan Persandian Kabupaten Banjar, Bapak Cornelius Kristiyanto,S.Si. M.Si. Dalam materi yang disampaikan, Bapak Kris memaparkan berbagai hal terkait pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi, termasuk cara menggunakan internet dengan aman, pentingnya perlindungan data pribadi, serta bagaimana memanfaatkan aplikasi digital dalam kehidupan sehari-hari, seperti e-commerce, aplikasi perbankan, dan platform edukasi daring. “Literasi digital bukan hanya tentang bagaimana menggunakan gadget atau aplikasi, tetapi juga tentang bagaimana kita bijak dalam mengakses informasi dan memanfaatkannya untuk meningkatkan kualitas hidup,” ujar Bapak Kris dalam pemaparannya. Selama sesi pelatihan, peserta juga diajak untuk langsung berinteraksi dan mempraktikkan berbagai aplikasi yang relevan dengan kebutuhan mereka. Misalnya, cara berbelanja secara online dengan aman, menggunakan aplikasi untuk transaksi perbankan, serta cara menghindari penipuan online yang marak terjadi di kalangan pengguna internet. Salah satu peserta, Bapak Yayan, menyampaikan rasa terima kasihnya setelah mengikuti pelatihan. “Pelatihan ini sangat bermanfaat, saya jadi tahu banyak hal baru, seperti cara menggunakan aplikasi e-wallet dan aplikasi belanja online dengan lebih aman. Ini sangat membantu saya untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi,” katanya. Selain itu, pelatihan juga menekankan pada pentingnya kecermatan dalam mengakses informasi di media sosial, mengingat banyaknya berita hoaks yang beredar. Narasumber juga mengingatkan para peserta untuk selalu memverifikasi informasi yang diterima dan tidak sembarangan membagikan data pribadi mereka di dunia maya. Program ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Desa Takuti untuk mendorong pemanfaatan teknologi digital di masyarakat desa, sesuai dengan arahan dari Kementerian Desa yang menargetkan peningkatan literasi digital di seluruh desa di Indonesia. Kepala Desa Takuti berharap, pelatihan ini dapat membawa dampak positif dalam meningkatkan kemampuan masyarakat untuk memanfaatkan teknologi dalam kehidupan sehari-hari, serta membuka peluang baru untuk pengembangan ekonomi dan peningkatan kualitas pendidikan di desa. “Semoga dengan adanya pelatihan ini, masyarakat Desa Takuti bisa lebih maju dan cerdas dalam menghadapi tantangan zaman digital. Ini adalah langkah awal yang penting untuk mencapai desa yang lebih berkembang dan mandiri,” tambah Bapak Bayu. Sebagai langkah lanjutan, Pemerintah Desa Takuti berencana untuk melaksanakan pelatihan serupa secara berkesinambungan, dengan topik-topik yang lebih mendalam, agar masyarakat semakin terampil dalam memanfaatkan teknologi. Dengan adanya dukungan penuh dari Kementerian Desa dan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Banjar, Desa Takuti diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lainnya dalam penerapan literasi digital yang efektif.

Teknologi

1 tahun yang lalu