Lihat Berita Terbaru di Sini

Semua artikel dan berita situs telah diperbarui hari ini dan Anda dapat menemukan artikel dan berita Anda dengan cepat dan tanpa masalah

Dari Balita hingga Lansia, Posyandu Takuti Satukan Semua

Dari Balita hingga Lansia, Posyandu Takuti Satukan Semua

Takuti, 14 November 2024 – Dalam rangka meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, Pemerintah Desa Takuti melaksanakan kegiatan posyandu serentak di Balai Desa Takuti. Kegiatan ini mencakup Posyandu Remaja, Posyandu Ibu Hamil (Bumil), Posyandu Lansia (Posbindu), serta Posyandu Bayi dan Balita. Antusiasme masyarakat sangat terlihat dari kehadiran seluruh kelompok usia, mulai dari remaja, ibu hamil, lansia, hingga para ibu yang membawa anak-anak mereka untuk mendapatkan layanan kesehatan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelayanan terpadu guna meningkatkan kesehatan masyarakat secara menyeluruh. Untuk Posyandu Remaja, dilakukan pemeriksaan kesehatan dasar seperti pengukuran tinggi dan berat badan serta konseling gizi dan kesehatan reproduksi. Posyandu Bumil memberikan layanan pemeriksaan kehamilan, pemantauan gizi ibu hamil, serta edukasi tentang persiapan persalinan dan perawatan bayi. Sementara itu, Posbindu bagi lansia fokus pada deteksi dini penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes serta pemberian informasi tentang pola hidup sehat. Pada Posyandu Bayi dan Balita, dilakukan penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, serta pemberian vitamin dan imunisasi untuk memastikan tumbuh kembang anak berjalan optimal. Kepala Desa Takuti, dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang hadir serta kepada kader posyandu dan tenaga kesehatan yang berperan aktif dalam pelaksanaan kegiatan ini. “Posyandu serentak ini adalah wujud nyata komitmen kami untuk mendukung kesehatan masyarakat Takuti di semua jenjang usia. Mari terus bersama-sama menjaga kesehatan demi masa depan yang lebih baik,” ujarnya. Kegiatan ini diakhiri dengan pembagian makanan tambahan sehat untuk bayi, balita, dan ibu hamil, serta edukasi kesehatan bagi para peserta. Semoga kegiatan ini menjadi langkah positif dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Desa Takuti. #Posyandu #DesaTakuti #KesehatanMasyarakat

Kesehatan

1 tahun yang lalu

Pemeriksaan Rutin dan Penyuluhan Gizi di Posyandu Balita Desa Takuti

Pemeriksaan Rutin dan Penyuluhan Gizi di Posyandu Balita Desa Takuti

  Senin, 15 Juli 2024, Balai Kemasyarakatan Desa Takuti kembali diramaikan dengan kegiatan Posyandu Balita yang berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WITA ini dihadiri oleh banyak ibu dan balita dari desa setempat. Agenda Posyandu Balita kali ini meliputi pemeriksaan kesehatan rutin seperti penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, dan pemberian imunisasi. Kader Posyandu yang terlatih dengan cekatan melaksanakan tugas mereka, memastikan setiap balita mendapatkan pelayanan yang diperlukan. Selain pemeriksaan kesehatan, para ibu juga diberikan penyuluhan oleh petugas kesehatan dari Puskesmas setempat. Penyuluhan ini mencakup pentingnya asupan gizi seimbang untuk tumbuh kembang balita, tips menjaga kesehatan anak, dan informasi mengenai jadwal imunisasi. Sesi tanya jawab interaktif pun disambut dengan antusias oleh para ibu, yang bersemangat memperoleh pengetahuan lebih untuk menjaga kesehatan anak-anak mereka. Tak hanya itu, Posyandu kali ini juga menyediakan makanan tambahan bergizi dan vitamin untuk balita, berkat bantuan dari donatur lokal. Langkah ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas gizi anak-anak di Desa Takuti. Dalam sambutannya, Ketua TP-PKK,Ibu Ria Rahayu AM.Keb, mengucapkan terima kasih kepada para kader Posyandu dan petugas kesehatan yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan ini. Beliau juga mengajak seluruh warga untuk terus mendukung program-program kesehatan demi kesejahteraan bersama. Acara Posyandu Balita ini diakhiri dengan pembagian hadiah kecil untuk para balita yang hadir, sebagai bentuk apresiasi dan motivasi bagi para ibu untuk rutin membawa anak mereka ke Posyandu. Dengan berjalannya kegiatan ini, diharapkan kesehatan balita di Desa Takuti semakin terjaga dan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin semakin meningkat.

Kesehatan

1 tahun yang lalu

Gerakan Serentak Pengukuran Anak, Desa Takuti Fokus pada Pencegahan Stunting

Gerakan Serentak Pengukuran Anak, Desa Takuti Fokus pada Pencegahan Stunting

Desa Takuti, 15 Juni 2024 - Pemerintah Desa Takuti bersama Dinas Kesehatan setempat menggelar acara "Gerakan Pengukuran dan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting,Posyandu Bayi Balita dan Kelas Ibu Hamil" di Balai Kemasyarakatan Desa Takuti pada hari Sabtu, 15 Juni 2024. Acara ini merupakan bagian dari upaya nasional untuk menurunkan angka stunting di Indonesia. Acara yang dimulai sejak pagi hari ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk ibu-ibu yang membawa anak-anak mereka untuk mengikuti pengukuran tinggi dan berat badan. Selain itu, hadir pula kader kesehatan desa, petugas medis dari puskesmas, serta perwakilan dari pemerintah daerah. Kepala Desa Takuti, Bapak Bayu Sabdo Pamungkas, dalam sambutannya menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai langkah konkret dalam pencegahan stunting. "Stunting merupakan masalah serius yang berdampak pada perkembangan fisik dan mental anak. Oleh karena itu, kami sangat mendukung kegiatan ini sebagai upaya memastikan anak-anak kita tumbuh sehat dan cerdas," ujarnya.   Selama acara, petugas kesehatan melakukan pengukuran antropometri untuk anak-anak di bawah usia lima tahun. Data yang dikumpulkan akan dianalisis untuk menentukan anak-anak yang berisiko stunting, sehingga dapat segera diberikan intervensi gizi yang tepat. Intervensi yang diberikan meliputi pemberian makanan tambahan bergizi, suplemen vitamin, serta edukasi kepada orang tua mengenai pentingnya pola makan sehat dan pemantauan tumbuh kembang anak.   Selain pengukuran dan intervensi gizi, acara ini juga diisi dengan penyuluhan kesehatan yang membahas mengenai pentingnya sanitasi, kebersihan lingkungan, serta pola hidup sehat sebagai langkah pencegahan stunting. Para peserta sangat antusias mengikuti sesi penyuluhan ini, dengan harapan dapat menerapkan pengetahuan yang didapatkan dalam kehidupan sehari-hari. Menurut Kepala Puskesmas Mataraman, Ibu dr.Hj. Risnawati, gerakan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam upaya pencegahan stunting. "Kami berkomitmen untuk terus mendukung desa-desa dalam melaksanakan kegiatan serupa. Sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat sangat penting dalam mengatasi masalah stunting," jelas Ibu Risna. Acara "Gerakan Pengukuran dan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting" ini diakhiri dengan pembagian paket makanan bergizi untuk anak-anak yang hadir. Diharapkan, melalui gerakan ini, kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan stunting semakin meningkat, dan angka stunting di Desa Takuti dapat berkurang secara signifikan.   #TakutiCetas #DesaTakuti #BanjarManis #DesaCerdas #DesaDigital

Kesehatan

2 tahun yang lalu

Membangun Kesehatan Anak dari Akar Masalah: Peran Desa Takuti dalam Mencegah Stunting

Membangun Kesehatan Anak dari Akar Masalah: Peran Desa Takuti dalam Mencegah Stunting

Pada Rabu, 21 Februari 2024,di Balai Kemasyarakatan Desa Takuti, kegiatan kelas baduta canting Desa Lokus Stunting digelar dengan antusiasme tinggi. Acara yang bertujuan meningkatkan pemahaman ibu-ibu tentang pentingnya gizi dan perawatan bayi ini menjadi sorotan utama warga desa takuti. Dinas kesehatan Kabupaten Banjar, UPT Puskesmas Mataraman bekerja sama dengan kader-kader, bidan Desa, serta perangkat desa Takuti memberikan nuansa positif pada acara tersebut. Mereka tidak hanya membawa pengetahuan dan pengalaman, tetapi juga semangat untuk membantu masyarakat dalam mengatasi masalah stunting yang masih menjadi perhatian serius di berbagai daerah, termasuk Desa Takuti. Kelas baduta canting ini menjadi ajang interaktif di mana para ibu dapat bertukar pengalaman, mendapatkan informasi terkini seputar gizi dan pola asuh yang sehat untuk bayi, serta memahami tanda-tanda stunting yang perlu diwaspadai. Diskusi yang digelar dalam suasana yang hangat dan penuh keakraban membuat peserta semakin termotivasi untuk memberikan yang terbaik bagi kesehatan anak-anak mereka. Ria Rahayu, bidan yang turut hadir dalam acara tersebut, menggarisbawahi pentingnya peran ibu dalam mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan anak. Dia juga menekankan pentingnya pola makan sehat dan pengetahuan tentang gizi yang tepat sebagai kunci utama dalam pencegahan stunting. Perangkat desa Takuti juga turut aktif dalam mendukung kegiatan ini, menggugah kesadaran masyarakat akan pentingnya peran bersama dalam mengatasi masalah kesehatan yang ada di desa takuti.

Kesehatan

2 tahun yang lalu