Lihat Berita Terbaru di Sini

Semua artikel dan berita situs telah diperbarui hari ini dan Anda dapat menemukan artikel dan berita Anda dengan cepat dan tanpa masalah

Tingkatkan Ekomoni, Ibu-ibu PKK Desa Takuti Tanam Bibit Cabai Tiung Ori 212

Tingkatkan Ekomoni, Ibu-ibu PKK Desa Takuti Tanam Bibit Cabai Tiung Ori 212

Selasa, 6 Juni 2023, ibu-ibu PKK RT 03 Desa Takuti Kecamatan Mataraman melakukan kegiatan menanam bibit cabai Tiung Ori 212 sebagai upaya untuk meningkatkan perekonomian mereka. Meskipun kegiatan ini terlihat sederhana, namun memiliki dampak yang besar bagi para ibu rumah tangga di Desa tersebut. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Pambakal Desa Takuti Bayu Sabdo Pamungkas, S.T., Ketua TP PKK Desa Takuti Ibu Ria Rahayu, A.M.Keb dan PPL Desa Takuti Irfan Hadi Nugroho. Cabai Tiung Ori 212 merupakan jenis cabai yang memiliki nilai jual yang tinggi dan permintaan yang cukup besar di pasaran. Dengan menanam bibit cabai tersebut, para ibu-ibu PKK diharapkan dapat memperoleh hasil panen yang melimpah dan dapat dijual dengan harga yang menguntungkan. Selain meningkatkan pendapatan, kegiatan menanam bibit cabai juga dapat memberikan manfaat lain bagi masyarakat desa seperti meningkatkan keterampilan pertanian dan membantu meningkatkan kualitas lingkungan sekitar melalui penanaman tanaman. Di dalam kegiatan ini, tidak hanya dilakukan penanaman bibit cabai saja, tetapi juga dilakukan pelatihan dan penyuluhan tentang cara menanam dan merawat bibit cabai yang baik dan benar. Hal ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan bagi para ibu-ibu PKK agar mereka dapat menjadi petani yang lebih produktif dan mandiri. Selain itu Pambakal Desa Takuti Bayu Sabdo Pamungkas, S.T. juga menyampaikan  "Dengan adanya kegiatan menanam bibit cabai Tiung Ori 212 diharapkan dapat membuka peluang dan potensi bagi pengembangan usaha petani di Desa Takuti. Hal ini juga akan membawa dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi lokal dan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat" Pungkasnya. Sebagai kesimpulan, kegiatan menanam bibit cabai Tiung Ori 212 oleh ibu-ibu PKK RT 03 Desa Takuti ini merupakan contoh nyata dari upaya untuk meningkatkan perekonomian melalui pengembangan sektor pertanian. Di samping itu, kegiatan ini juga dapat membuka peluang bagi pengembangan usaha petani serta membantu meningkatkan kualitas lingkungan desa.

Pertanian

3 tahun yang lalu

PKK Desa Takuti Berdayakan Masyarakat melalui Pelatihan Budidaya Jamur Tiram

PKK Desa Takuti Berdayakan Masyarakat melalui Pelatihan Budidaya Jamur Tiram

Takuti, 22 Mei 2023 - Pada hari Senin, Ibu-ibu PKK Desa Takuti RT 001 menyelenggarakan kegiatan yang bertujuan untuk memberdayakan masyarakat desa melalui pelatihan budidaya jamur tiram. Acara ini dihadiri oleh Pambakal Desa Takuti, Bayu Sabdo Pamungkas, S.T., Ketua TP PKK Desa Takuti, Ibu Ria Rahayu, A.M., dan juga BPP Kecamatan Mataraman yang diketuai oleh Amelia Sri Widyastuti, S.Pt., MM. Dalam kegiatan pelatihan ini, Pambakal Desa Takuti menyampaikan harapannya bahwa dengan adanya pelatihan budidaya jamur ini, masyarakat desa dapat memproduksi dan menjual jamur tiram, sehingga dapat meningkatkan perekonomian mereka. Pelatihan tersebut memberikan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan dalam budidaya jamur tiram, sehingga masyarakat desa dapat mengembangkan usaha tersebut secara mandiri. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya PKK Desa Takuti untuk memberdayakan masyarakat melalui pengembangan potensi lokal. Dengan pelatihan budidaya jamur tiram, diharapkan masyarakat desa dapat memiliki sumber pendapatan tambahan dan meningkatkan kesejahteraan mereka.    Melalui kolaborasi antara PKK Desa Takuti, Pemerintah Desa, dan BPP Kecamatan Mataraman, upaya pengembangan budidaya jamur tiram ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat desa, baik dari segi ekonomi maupun peningkatan keterampilan. Kegiatan pelatihan ini menjadi bukti nyata komitmen PKK Desa Takuti dalam memberdayakan masyarakat dan mengembangkan potensi lokal. Diharapkan, dengan adanya pelatihan dan pembuatan budidaya jamur tiram ini, masyarakat Desa Takuti dapat meraih kemajuan yang berkelanjutan dan meningkatkan kualitas hidup mereka.

Pertanian

3 tahun yang lalu

Forum Konsultasi Publik (FKP) Pendataan Awal Registrasi Sosial Ekonomi (REGSOSEK) di Desa Takuti

Forum Konsultasi Publik (FKP) Pendataan Awal Registrasi Sosial Ekonomi (REGSOSEK) di Desa Takuti

TAKUTI - Desa Takuti Kecamatan Mataraman Telah melaksanakan Forum Konsultasi Publik (FKP) Pendataan Awal Regsosek yang dihadiri oleh unsur-unsur pemerintah dan masyarakat. Forum Konsultasi Publik (FKP) ini bertujuan untuk memperoleh daftar keluarga yang sudah diverifikasi kelompok kesejahteraannya dan disepakati bersama yang melibatkan unsur pemerintah tokoh-tokoh dan masyarakat setempat untuk kevalidan data, pada Rabu (10/05/2023). Keterlibatan masyarakat ini diwakili oleh peserta Forum Konsultasi Publik (FKP) yang terdiri dari ketua satuan lingkungan setempat (SLS) serta perwakilan dari tokoh masyarakat, agama, aparatur desa. Selain itu diundang juga Babinsa, Bhabinkamtibmas setempat untuk membantu memberikan pengamanan. Saat pelaksanaan kegiatan ini, peserta diminta memeriksa kelompok kesejahteraan (sangat miskin, miskin, rentan miskin, dan tidak miskin) hasil pendataan awal regsosek 2022. Pambakal Desa Takuti Kecamatan Mataraman, Bapak Bayu Sabdo Pamungkas, S.T dalam sambutannya menyampaikan bahwa hal yang penting dalam Forum Konsultasi Publik (FKP) Pendataan Awal Regsosek ini adalah memperoleh daftar keluarga yang sudah diverifikasi kelompok kesejahteraannya dan disepakati bersama. Kesepakatan yang melibatkan masyarakat ini sebagai bentuk transparansi, kontrol sosial serta untuk meningkatkan kualitas data di Desa Takuti, Kecamatan Mataraman. Hasil FKP ini sebagai dasar dalam penentuan kelompok kesejahteraan keluarga hasil pendataan awal Regsosek sekaligus rekomendasi untuk pemutakhiran data selanjutnya agar di peroleh data final dan akurat demi suksesnya Pendataan Awal Regsosek ini dan mudah-mudahan dapat menjadi acuan yang akuntabel.

Sosial

3 tahun yang lalu