Lihat Berita Terbaru di Sini

Semua artikel dan berita situs telah diperbarui hari ini dan Anda dapat menemukan artikel dan berita Anda dengan cepat dan tanpa masalah

Program Desa Cerdas Diperkenalkan di Takuti: Masyarakat dan Pemerintah Desa Mendukung

Program Desa Cerdas Diperkenalkan di Takuti: Masyarakat dan Pemerintah Desa Mendukung

Takuti, 27 Juni 2024 -  Kader Digital Desa Takuti, Muhammad Ahyat, memaparkan tentang pentingnya program Desa Cerdas dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) kepada pemerintah desa dan masyarakat setempat. Acara yang berlangsung di balai desa ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh adat, pemuda, dan perangkat desa. Dalam presentasinya, Muhammad Ahyat menjelaskan bahwa program Desa Cerdas bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa melalui pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi. Program ini mencakup berbagai inisiatif, seperti pelatihan keterampilan digital bagi warga (literasi digital), serta pengembangan aplikasi lokal untuk mempermudah akses layanan desa. "Program Desa Cerdas dari Kemendes PDTT ini sangat penting untuk membawa desa kita ke arah yang lebih modern dan maju. Dengan teknologi, kita bisa meningkatkan pendidikan, kesehatan, dan perekonomian masyarakat," ujar Muhammad Ahyat dalam presentasinya. Kepala Desa Takuti, Bapak Bayu Sabdo Pamungkas, S.T, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap program ini. "Kami sangat mendukung inisiatif ini karena sejalan dengan visi kami untuk menjadikan Desa Takuti lebih maju dan modern," kata Bapak Bayu Sabdo Pamungkas, S.T. Dengan adanya program Desa Cerdas ini, diharapkan Desa Takuti dapat menjadi desa percontohan dalam pemanfaatan teknologi untuk pembangunan desa yang lebih baik. Acara diakhiri dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang interaktif, serta komitmen bersama antara pemerintah desa dan masyarakat untuk mendukung keberhasilan program ini.  

Teknologi

2 tahun yang lalu

Sinergi Universitas dan Masyarakat: Pengembangan Produk Minyak Atsiri di Desa Takuti

Sinergi Universitas dan Masyarakat: Pengembangan Produk Minyak Atsiri di Desa Takuti

Pada hari Rabu, 19 Juni 2024, dosen dari Universitas Borneo Lestari mengadakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Takuti, Kecamatan Mataraman. Kegiatan ini berfokus pada pendampingan kelompok PKK desa dalam pembuatan produk berbasis minyak atsiri. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat desa, khususnya kelompok PKK, dalam mengembangkan potensi lokal untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi. Minyak atsiri, yang dihasilkan dari berbagai tanaman aromatik di sekitar desa, menjadi bahan utama dalam pembuatan berbagai produk seperti minyak pijat, sabun, dan lilin aroma terapi. Dosen Universitas Borneo Lestari memberikan pelatihan mulai dari teknik penyulingan minyak atsiri hingga cara mengolahnya menjadi produk jadi yang memiliki nilai jual tinggi. Mereka juga memberikan pengetahuan tentang pemasaran produk, sehingga hasil produksi dapat menjangkau pasar yang lebih luas. Kegiatan ini disambut antusias oleh warga desa, terutama anggota kelompok PKK yang bersemangat untuk belajar dan mengaplikasikan ilmu baru ini. Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan kelompok PKK Desa Takuti dapat mengembangkan usaha berbasis minyak atsiri yang berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi bagi seluruh warga desa. Pendampingan ini tidak hanya memberikan keterampilan teknis, tetapi juga membangun semangat kewirausahaan dan kerjasama di antara anggota kelompok PKK. Kegiatan pengabdian ini menjadi bukti nyata peran serta universitas dalam mendukung pemberdayaan masyarakat dan pengembangan potensi lokal.

Umum

2 tahun yang lalu

Gerakan Serentak Pengukuran Anak, Desa Takuti Fokus pada Pencegahan Stunting

Gerakan Serentak Pengukuran Anak, Desa Takuti Fokus pada Pencegahan Stunting

Desa Takuti, 15 Juni 2024 - Pemerintah Desa Takuti bersama Dinas Kesehatan setempat menggelar acara "Gerakan Pengukuran dan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting,Posyandu Bayi Balita dan Kelas Ibu Hamil" di Balai Kemasyarakatan Desa Takuti pada hari Sabtu, 15 Juni 2024. Acara ini merupakan bagian dari upaya nasional untuk menurunkan angka stunting di Indonesia. Acara yang dimulai sejak pagi hari ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk ibu-ibu yang membawa anak-anak mereka untuk mengikuti pengukuran tinggi dan berat badan. Selain itu, hadir pula kader kesehatan desa, petugas medis dari puskesmas, serta perwakilan dari pemerintah daerah. Kepala Desa Takuti, Bapak Bayu Sabdo Pamungkas, dalam sambutannya menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai langkah konkret dalam pencegahan stunting. "Stunting merupakan masalah serius yang berdampak pada perkembangan fisik dan mental anak. Oleh karena itu, kami sangat mendukung kegiatan ini sebagai upaya memastikan anak-anak kita tumbuh sehat dan cerdas," ujarnya.   Selama acara, petugas kesehatan melakukan pengukuran antropometri untuk anak-anak di bawah usia lima tahun. Data yang dikumpulkan akan dianalisis untuk menentukan anak-anak yang berisiko stunting, sehingga dapat segera diberikan intervensi gizi yang tepat. Intervensi yang diberikan meliputi pemberian makanan tambahan bergizi, suplemen vitamin, serta edukasi kepada orang tua mengenai pentingnya pola makan sehat dan pemantauan tumbuh kembang anak.   Selain pengukuran dan intervensi gizi, acara ini juga diisi dengan penyuluhan kesehatan yang membahas mengenai pentingnya sanitasi, kebersihan lingkungan, serta pola hidup sehat sebagai langkah pencegahan stunting. Para peserta sangat antusias mengikuti sesi penyuluhan ini, dengan harapan dapat menerapkan pengetahuan yang didapatkan dalam kehidupan sehari-hari. Menurut Kepala Puskesmas Mataraman, Ibu dr.Hj. Risnawati, gerakan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam upaya pencegahan stunting. "Kami berkomitmen untuk terus mendukung desa-desa dalam melaksanakan kegiatan serupa. Sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat sangat penting dalam mengatasi masalah stunting," jelas Ibu Risna. Acara "Gerakan Pengukuran dan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting" ini diakhiri dengan pembagian paket makanan bergizi untuk anak-anak yang hadir. Diharapkan, melalui gerakan ini, kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan stunting semakin meningkat, dan angka stunting di Desa Takuti dapat berkurang secara signifikan.   #TakutiCetas #DesaTakuti #BanjarManis #DesaCerdas #DesaDigital

Kesehatan

2 tahun yang lalu

Dari Tapin ke Takuti: Studi Banding BPP Salam Babaris di GAPOKTAN Berkat Maju

Dari Tapin ke Takuti: Studi Banding BPP Salam Babaris di GAPOKTAN Berkat Maju

Pada tanggal 10 Juni 2024, Badan Penyuluhan Pertanian (BPP) Salam Babaris dari Kabupaten Tapin melakukan kunjungan ke Gabungan Kelompok Tani (GAPOKTAN) Berkat Maju yang terletak di Desa Takuti, Desa yang berstatus lokus Desa Cerdas. Kunjungan ini dilakukan dalam rangka studi banding, dengan tujuan untuk memperkaya wawasan dan menambah pengetahuan tentang praktik-praktik pertanian yang sukses dan inovatif. Rombongan dari BPP Salam Babaris disambut hangat oleh Anggota GAPOKTAN Berkat Maju. Selama kunjungan, para rombongan diajak berkeliling ke berbagai lahan pertanian yang dikelola oleh GAPOKTAN Berkat Maju. Sesi diskusi dan tanya jawab yang diadakan setelah kunjungan lapangan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Para rombongan dari BPP Salam Babaris menyampaikan berbagai pertanyaan dan berbagi pengalaman mereka. Kegiatan ini menjadi ajang tukar informasi yang sangat bermanfaat, baik bagi BPP Salam Babaris maupun GAPOKTAN Berkat Maju. Perwakilan BPP Salam Babaris menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas sambutan hangat serta ilmu yang telah dibagikan oleh GAPOKTAN Berkat Maju. Beliau berharap, hasil dari studi banding ini dapat diimplementasikan di Kabupaten Tapin untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani di daerah tersebut. Kegiatan ini tidak hanya mempererat hubungan antar petani dari dua wilayah yang berbeda, tetapi juga membuka peluang untuk kolaborasi lebih lanjut di masa depan demi kemajuan sektor pertanian di Indonesia. Dengan adanya kunjungan ini, diharapkan semangat belajar dan berbagi ilmu antara petani terus berkembang, sehingga mampu menciptakan inovasi-inovasi baru yang bermanfaat bagi keberlanjutan pertanian di Indonesia.   #TakutiCetas #GapoktanBerkatMaju #BPPSalamBabarisKab.Tapin #DesaBisa #DesaMaju

Pertanian

2 tahun yang lalu

Ingin Menjadi Maju :Desa Takuti ikut serta dalam Bimbingan Teknis Kader Digital Fase III

Ingin Menjadi Maju :Desa Takuti ikut serta dalam Bimbingan Teknis Kader Digital Fase III

Jakarta Pusat, 30 Mei 2024 Bimbingan Teknis Kader Digital Fase III menghadirkan para perwakilan Desa dari seluruh penjuru Indonesia.Desa Takuti juga ikut serta untuk meningkatkan keterampilan digital guna mendukung pembangunan di tingkat desa. Acara yang diadakan di Redtop Hotel Jakarta Pusat, mulai tanggal 30 Mei hingga 8 Juni 2024, menjadi wadah bagi para peserta untuk memperdalam pengetahuan teknologi informasi,komunikasi,dan digitalisasi. Dalam pembukaan acara, Kepala Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Bapak Abdul Halim Iskandar, memberikan sambutan yang memotivasi para peserta untuk aktif dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas pembangunan di daerah masing-masing. Bapak Abdul Halim Iskandar menekankan pentingnya peran kader digital dalam mempercepat transformasi digital di tingkat desa, sehingga desa-desa dapat lebih maju dan mandiri dalam berbagai aspek kehidupan. Dia juga menyoroti peran teknologi digital dalam memperluas akses layanan publik, meningkatkan efisiensi administrasi, dan memperkuat konektivitas antarwarga. Peserta bimbingan teknis ini terdiri dari kader-kader muda yang memiliki semangat untuk memajukan desa melalui pemanfaatan teknologi digital. Mereka akan dibimbing oleh para ahli dan praktisi di bidang teknologi informasi dan komunikasi selama acara berlangsung. Dengan dihadirinya kepala Kementerian Desa pada acara pembukaan ini, diharapkan semangat dan komitmen para peserta semakin terpacu untuk menjadi agen perubahan di tengah masyarakat melalui penerapan teknologi digital yang cerdas dan berdaya guna.   #Banjarmanis #TakutiCetas #DesaDigital #DesaCerdas

Teknologi

2 tahun yang lalu

Membuka Babak Baru: Bupati Banjar Dorong Desa-desa Menuju Era Digital

Membuka Babak Baru: Bupati Banjar Dorong Desa-desa Menuju Era Digital

Hari ini, pada tanggal 28 Mei 2024, momentum di Mahligai Sultan Adam, ketika Bupati Banjar, Bapak Saidi Mansyur,S.I. Kom, secara resmi melepas dua puluh kader digital untuk memulai fase III program Bimbingan Teknis (Bimtek) Kader Digital Desa Cerdas. Acara pelepasan ini menandai komitmen kuat pemerintah daerah Kab.Banjar dalam mewujudkan transformasi digital yang inklusif di seluruh desa di wilayahnya. Dalam sambutannya, Bupati Banjar menyampaikan kebanggaannya terhadap para kader digital yang telah dipersiapkan untuk menjadi agen perubahan dalam masyarakat. "Kalian adalah ujung tombak dalam mewujudkan visi kita untuk desa-desa yang cerdas dan mandiri secara digital. Tugas besar menanti kita, namun saya yakin, dengan semangat gotong royong dan kerja keras, kita akan mencapai tujuan bersama," ujar Bupati dengan penuh keyakinan. Program Bimtek Kader Digital Desa Cerdas fase III ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan keterampilan para kader digital dalam pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tingkat desa. Melalui pelatihan intensif dan pendampingan langsung, para kader digital diharapkan mampu mengimplementasikan solusi-solusi inovatif yang relevan dengan kebutuhan lokal. Selain itu, pelepasan ini juga menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan komunitas lokal dalam mendukung upaya pemberdayaan digital di tingkat grassroot. "Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam kesuksesan program ini. Dengan sinergi yang kuat, saya yakin kita dapat mencapai perubahan yang berarti bagi masyarakat," tambah Bupati. Acara pelepasan ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk perwakilan dari lembaga pendidikan, tokoh masyarakat, dan para pemangku kepentingan terkait. Semangat dan antusiasme para kader digital terlihat jelas dalam setiap interaksi mereka, menandakan komitmen mereka dalam menjalankan tugas yang diamanahkan. Dengan pelepasan ini, diharapkan akan lahir gelombang baru inovasi dan kemajuan di setiap desa, yang pada akhirnya akan mengubah wajah Banjar menjadi daerah yang cerdas secara digital, inklusif, dan berdaya saing tinggi.   #DesaTakuti #TakutiCetas #KabupatenBanjar #DesaCerdas #DesaBisa #Digitaldesa #DesaDigital

Teknologi

2 tahun yang lalu